Pulihkan Hati, Mulailah dengan Ketulusan
Seseorang berkata, “Aku mau menikahinya meskipun aku belum mencintainya; aku sudah terlanjur membuatnya jatuh cinta meskipun ternyata setelah bersamanya hatiku biasa-biasa saja; ternyata masih tertinggal pada yang dulu.” “Kau dapat merencanakan menikah dengan siapa, tetapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa.” – Sujiwo Tejo “Mulailah segala sesuatu dengan keseriusan dan ketulusan, maka apapun hasilnya kamu akan tetap bersyukur. Hidup ini tidak melulu “harus”, tetapi jalani dengan sukacita tanpa ambisi dan ekspektasi berlebihan. Mengenai sebuah rasa, jangan pernah coba-coba; jika belum sanggup menjaga, berhentilah. Sendiri atau bersama pada akhirnya, syukurilah sebagai “Panggilan Hidup”.” – Ro Tanggapan terbuka dari saya, untukmu Kamu bisa saja menjalin keseriusan dengan seseorang, meskipun hatimu tak serius merajut yang satu nama itu di hatimu. Tetapi, itu adalah kepalsuan. Tidak habis pikir untuk pola pikir seperti itu, meskipun itu suatu kebebasan in...