Sains dan Teknologi: Ketika Robot Menggantikan Manusia Haruskah Kita Takut atau Bersiap?
Teknologi dan sains memiliki hubungan
yang sangat erat karena Teknologi didasari oleh Sains. Dengan adanya
perkembangan sains yang sangat besar dan pesat tentu saja teknologi juga akan
mengikuti alur tersebut. Perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangatlah
pesat dan terus berkembang hingga hari ini, tentu saja teknologi yang terus
berkembang ini akan menciptakan hal-hal baru yang akan membantu manusia dalam
menjalani kehidupan sehari-hari terutama dalam mempermudah pekerjaan manusia.
Teknologi melahirkan banyak
sekali hal yang sangat fungsional satu di antara-nya adalah dalam bidang jasa.
Teknologi dapat melahirkan sebuah robot. Robot adalah mesin mekanik yang dapat
melakukan aktivitas tertentu secara otomatis sesuai dengan yang sudah diprogramkan
dengan basis sains dan teknologi. Robot adalah salah satu hasil dari
perkembangan sains dan teknologi yang sedang berkembang pesat pada saat ini.
Hasil dari perkembangan itu awalnya menciptakan sesuatu yang diberi nama AI ( Artificial
Intelegents ) yang digunakan untuk memogramkan robot secara sistematis
sesuai dengan fungsinya masing masing. Dengan adanya robot tentu saja pekerjaan
manusia dapat dipermudah terutama dalam bidang jasa yang menyebabkan banyak
sekali pekerjaan yang dapat digantikan oleh robot.
Dengan lahir dan berkembangnya
robot yang diperkirakan akan menggantikan peran manusia, tidak perlu ada rasa takut
dengan perkembangan ini karena robot tidak akan menggantikan peran manusia
secara total. Robot dilahirkan oleh manusia dan tentu saja robot yang
diciptakan sudah diteliti dengan sangat baik. Robot yang ada pada saat ini juga
masih bergantung dengan manusia karena robot pada saat ini dioperasikan oleh
manusia dan dapat dikendalikan oleh manusia. Robot tidak dapat melakukan
pekerjaan sesuai dengan yang sudah diprogramkan dan hal ini sudah dibatasi
sehingga robot tidak bisa melakukan pekerjaan yang melenceng dari hal yang
sudah di tentukan.
Namun, perkembangan teknologi dan
AI (Artificial Intelegents) yang
semakin pesat berpotensi membuat banyak pekerjaan yang seharusnya dikerjakan
oleh manusia dikerjakan oleh robot. Hal ini memiliki 2 kemungkinan yang akan
mendampak manusia yakni keuntungan dan kerugian. Keuntungan yang bisa
didapatkan oleh manusia dari berkembangnya teknologi dan AI ini adalah
pekerjaan yang awalnya sangat berat seperti pekerjaan yang memerlukan
ketelitian yang sangat tinggi, pekerjaan yang memakan waktu yang panjang
seperti CS,OP,dll tentu akan sangat dipermudah dengan adanya teknologi yang
terus berkembang sampai saat ini. Contoh dari pekerjaan yang membutuhkan
ketelitian yang tinggi adalah perakitan handphone. Dilansir dari kompas
“Samsung Electronics mengumumkan bahwa kami menjadi pemegang saham terbesar di
Rainbow Robotics untuk mengakselerasi pengembangan robot dimasa depan, seperti
robot humanoid”. Robot humanoid adalah robot yang dapat digunakan untuk merakit
sebuah HP dan robot ini sudah digunakan oleh perusahaan handphone yang
besar seperti xiaomi, samsung, bahkan vivo.
Selain itu kerugian yang akan
dirasakan oleh manusia dengan berkembangnya teknologi dan Sains adalah akan
berkurangnya lapangan pekerjaan yang memerlukan kekuatan fisik yang tinggi.
Dilansir dari Fun Japan pekerjaan seperti menjadi pelayan kafe sudah dapat
digantikan oleh robot sebagai pelayanannya yakni salah satu kafe di Shibuya, Jepang.
Selain dari memberi pelayanan ada juga robot yang diciptakan dengan keahlian
memasak yang sangat baik yang bernama neo beta yang dapat kita lihat di youtube
mengenai keahliannya memasak.
Dalam menanggapi hal tersebut,
memproduksi robot yang dapat membantu dan menggantikan peran manusia bukanlah
masalah. Tetapi, robot robot yang diproduksi sebaiknya diprogramkan untuk
melakukan pekerjaan yang berat dan berbahaya jika dilakukan oleh manusia itu
sendiri. Contohnya, yaitu penambang, petani, dan teknisi nuklir. Pekerja perusahaan tambang sebaiknya
digantikan oleh robot karena seperti yang diketahui pekerjaan ini memiliki risiko yang sangat besar jika
dikerjakan oleh manusia. Area pertambangan adalah area dalam yang mendekati
inti bumi yang tidak memiliki oksigen yang sangat dibutuhkan oleh manusia
sedangkan tidak oleh robot. Selain itu, area tambang juga memiliki kemungkinan
yang besar untuk rubuh dan menimpa bahkan menewaskan pekerja tambang. Dikutip
dari PT FreePort Indonesia, “Kita punya beberapa pengalaman di mana dengan
kegiatan produksi di tambang bawah tanah di area yang ada lumpur basah itu,
pernah memakan korban jiwa karyawan kita sendiri”. Untuk pekerjaan petani,
sebagian besar anak muda pada zaman sekarang tidak mau bertani sehingga jumlah
petani turun dari tahun ke tahun. Dikutip dari infokomputer.com, “Robot AI
mampu menavigasi ladang dan membuat keputusan sendiri dalam mengelola tanaman,
bahkan mampu membedakan antara tanaman yang diinginkan dengan gulma berkat
sistem navigasi BeiDou Tiongkok”. Oleh karena itu, robot diharapkan dapat
menggantikan para petani untuk terus memproduksi pangan dengan stabil. Dalam
kasus teknisi nuklir, pekerjaan teknisi nuklir merupakan salah satu pekerjaan
yang paling berbahaya karena manusia yang berkerja di tempat tersebut pasti
terpapar radiasi. Hal ini menyebabkan manusia bisa saja mengalami kematian jika
terpapar dengan jangka waktu yang lama. Manusia tentu bisa melakukan kesalahan yang
akan menyebabkan hal yang fatal seperti yang terjadi pada peristiwa Chernobyl di Rusia. Dalam hal ini, robot
yang lebih toleran terhadap radiasi diharapkan dapat menggantikan pekerjaan
manusia dalam jangka waktu tertentu dan meminimalisir kesalahan.
Dengan adanya hal seperti robot
yang dapat menggantikan peran manusia dalam mengerjakan beberapa pekerjaan
sulit, tentu saja manusia perlu untuk bersiap dalam melakukan era ini. Karena
dengan adanya robot yang dapat menggantikan peran manusia dalam bekerja akan
menyebabkan lapangan pekerjaan yang semakin berkurang seiring berjalannya
waktu. Manusia perlu menyiapkan beberapa hal untuk menghadapi era teknologi
yang modern dan akan semakin modern ini. Manusia sebaiknya harus mempelajari
bagaimana teknologi dapat berjalan dan memahami basis basis yang mendasari
teknologi karena teknologi memiliki basis yang sama yaitu pemograman yang dapat
dipelajari oleh siswa siswi saat ini bahkan sejak SMP.
Dengan mempelajari basis
pemograman tentu siswa siswi akan menjadi aset bagi masa depan dan bisa
mendapat pekerjaan dengan lebih mudah. Tidak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan
fisik akan semakin hilang karena digantikan oleh robot dan pekerjaan manusia
yang paling memungkinkan dan pasti dibutuhkan dimasa depan adalah sebagai
operator dari robot itu sendiri.
Walau robot dapat melakukan
pekerjaan dengan sangat konsisten, tetapi peran manusia tetap tidak bisa digantikan
oleh robot sepenuhnya. Hal ini dikarenakan otak robot tidak bisa berkembang dan
robot tidak dapat berinovasi layaknya manusia yang kreatif. Robot memiliki
dampak positif dan negatif bagi manusia. Dampak negatifnya adalah lapangan
pekerjaan fisik yang semakin lama akan hilang karena digantikan oleh robot.
Dampak positifnya adalah banyak sekali inovasi robot yang diciptakan untuk
membantu pekerjaan manusia diperusahaan bahkan di kafe. Menanggapi hal
tersebut, bukanlah hal yang menjadi masalah jika kita membiarkan produksi ini
terus berjalan karena robot dapat menggantikan pekerjaan manusia yang berat dan
memiliki risiko yang besar. Tetapi manusia tetap harus menyiapkan diri yakni
menyiapkan ilmu yang baik agar kedepannya generasi akan mendapatkan pekerjaan
yang lebih pasti yakni sebagai operator atau bahkan pencipta robot itu sendiri.
Tim:
1.
Eunike Br.
Ambarita
2.
Maximilian Nathan.C
3.
William Chandra
Komentar
Posting Komentar