Pergilah Lebih Awal


Pergi lebih awal adalah pilihan yang tepat. Namun, jika kamu telah terlanjur melewatkan waktumu tanpa apresiasinya, tak mengapa. Kamu masih punya waktu untuk menarik seluruh kopermu dan melanjutkan pertualangan.

Faktanya memang begitu, kamu yang terlalu kuat berusaha mempertahankannya malah lebih sering menjadi orang yang paling terluka. Untuk itu, kamu harus menyadari kapan kamu harus menunggu dan kapan kamu harus pergi. Hatimu perlu dijaga kondisinya.

Ya, untuk masa ini kamu akan mengatakan sulit. Namun, aku yakin nanti akan tiba waktunya kamu benar-benar sadar bahwa kamu sudah terlalu lama berpaku. Dan pada saat itu, kamu akan berpikir betapa bodohnya kamu masa itu; namun kamu akan merasa bahagia menertawakan dirimu.

Aku doakan, kamu yang masih merasa rasanya patah akan segera terobati. Hingga kamu menyadari bahwa cemburu bukanlah hakmu, bukanlah hal yang berarti. – Ro Situmorang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sunset di Kalimantan

Sekolah Tanpa PR: Efektif atau Mengurangi Disiplin Belajar?

Belajar dari Masa Lalu: Apakah Sejarah Masih Relevan untuk Generasi Masa Sekarang?