Debat dengan Mosi "Dewan ini percaya bahwa karir yang cemerlang penyebab menurunnya angka pernikahan di Indonesia"

Definisi

Karier adalah tahap yang dilakukan oleh seseorang dalam mengejar impian yang ingin dilakukan dalam dunia pekerjaan. Sedangkan Cemerlang adalah bercahaya. Kadang kita berpikir bahwa kita sudah harus memulai karier pada setelah SMA atau pun pada saat awal kuliah. Pada zaman sekarang saya melihat banyak anak mudah yang lebih memilih untuk menikah di usia mudah. 

Pernikahan adalah hubungan antara perempuan dan laki -laki dalam memperoleh ikatan cinta yang diakui dalam masyarakat. Mereka yang menikah di usia mudah banyak pengangguran atau tidak mempunyai pekerjaan yang di akibatkan dari seseorang yang belum memulai kariernya oleh sebab itu saya tidak menyetujui mosi perdebatan kali ini. 

Alasan saya tidak menyetujui mosi perdebatan pada kali ini yakni karena banyak anak mudah yang lebih mementingkan pernikahan dari pada memulai karier terlebih dahulu oleh sebab itu angka pernikahan pada usia mudah itu banyak dan akibat dari yang ditimbulkan dari anak mudah yang lebih mementingkan pernikahan itu bisa menambah angka pengangguran yang ada di Indonesia, tetapi jika mereka mengejar karier mereka dapat membangun masa depan yang cerah. 

Pada kenyataan pengaruh karier yang menyebabkan angka pernikahan di Indonesia menurun , padahal itu tidak membuktikan angka pernikahan di Indonesia itu menurun sebab masih banyak kasus anak mudah yang sudah menikah dini.

Faktor yang mempengaruhi meningkat pernikahan mudah: 

- Ekonomi 

Tidak adanya uang dalam memperoleh pendidikan mereka terpikir untuk lebih baik menikah dari pada menganggur, hal ini juga yang membuat pengaruh kuat bahwa angka pernikahan di Indonesia bukan malah rendah tetapi makin tinggi yang di sebabkan oleh perekonomian masyarakat yang tidak menyekolahkannya anak. 

- Sosial Budaya 

Biasanya pernikahan dini terjadi di daerah pedesaan, pernikahan berhubungan erat dengan perjodohan. Ada juga orang tua beranggapan bahwa lebih baik anak perempuan mereka menikah muda daripada menjadi perawan tua. Orang tua berpikir bahwa sebaiknya menikahkan anak dari pada anak tinggal sendiri. Pemikiran dari masyarakat itulah yang membuat pernikahan dini semakin meningkat. 

- Pergaulan Bebas

Tidak hanya lingkungan masyarakat yang terjadi pernikahan dini, tetapi juga pada pergaulan bebas. Pergaulan bebas adalah bentuk perilaku yang menyimpang yang melanggar batas norma masyarakat. Salah contoh pergaulan bebas adalah hubungan seksual di luar nikah. Hal ini juga yang membuat terjadi pernikahan dini yang di akibat kan dari melakukan hubungan seks. Salah contoh kasus hubungan seks adalah terjadi pada Ninis yang berumur 15 tahun kabupaten Bekasi di Jawa barat. Hubungan seks ini terjadi yang terjadi yang Ninis mengenal Dendi di fesbook. Mereka terus bertemu , kemudian hubungan mereka menjadi pacaran sampai akhir Dendi melecehkan Ninis dan menikah Ninis yang pada saat itu dia masih bersekolah di kelas 9 SMP. Contoh dari kasus ini membuktikan bahwa karier yang cemerlang tidak menurunkan angka pernikahan di Indonesia melainkan karena pergaulan bebas , sosial budaya ekonomi dan lainnya. 

Solusi yang saya berikan untuk kasus pergaulan bebas: orang tua memberikan pengawasan dalam mengawasi anak apa dalam media sosial dan juga memberikan tahu kepada anak dampak buruk dari pergaulan bebas agar anak tidak melakukan perbuatan tersebut. Selain itu dampak yang di timbulkan dari pernikahan yang terlalu cepat dari pada memulai karier: 

- Kemiskinan

Kemiskinan adalah Kondisi dimana kita tidak dapat memenuhi hak–hak untuk mempertahankan kehidupan yang bermartabat hal ini dikarenakan belum memiliki perencanaan dalam memulai karier oleh karena itu pentingnya kita untuk sudah berpikir untuk memulai karier dan tidak untuk menikah terlebih dahulu agar kita bisa fokus untuk memulai karier yang kita mau.

- Terjadi Penceraian

Penceraian adalah Putusnya hubungan dari kedua orang yang sudah memperoleh ikatan dalam suatu hubungan. Hal ini disebabkan oleh dari salah satu pihak yang belum mampu untuk mengontrol emosi atau tindakan yang bisa memutuskan keputusan dengan baik. 

- Rentan Putus Sekolah

Putus sekolah ini diakibatkan dari seseorang yang belum bisa menafkahi keluarganya sehingga anak tersebut menjadi putus sekolah dan belum bisa merencanakan karier yang ingin di capaI.

Dapat disimpulkan, bahwa angka pernikahan di Indonesia sangat tinggi itu bukan disebabkan oleh karier yang cemerlang melainkan ada juga faktor lain yang sangat mendukung yaitu salah pergaulan bebas yang menyebabkan angka pernikahan dini tinggi. Oleh sebab itu pentingnya bagi kita untuk memulai karier baik setelah SMA atau kuliah, dari pada menikah yang pada akhirnya tidak bisa menghidupi keluarganya.



Pembimbing : Rolah Sri Rejeki Situmorang, M.Pd.

Catatan         : Perhatikan konteks mosi dan penjabaran, jangan keluar dari ranah.


Pesdik : Marcel


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sunset di Kalimantan

Sekolah Tanpa PR: Efektif atau Mengurangi Disiplin Belajar?

Belajar dari Masa Lalu: Apakah Sejarah Masih Relevan untuk Generasi Masa Sekarang?