Ateis
Shalom teman-teman, hari ini Ro ingin membahas sekilas dan singkat satu pertanyaan yang menurut saya sangat menarik. Seorang remaja bertanya, “Bagaimana tanggapanmu mengenai ateis?” Entah mengapa tiba-tiba saja percakapan kami bisa menjurus ke arah sana. Saya lupa asal mulanya kenapa ia memutuskan untuk mengajukan pertanyaan itu. Lalu sahabatnya pun menimpali dan akhirnya perbincangan terfokus pada pertanyaan. Saya hanya tersenyum tipis sesekali mengangguk-angguk mendengarkan penuturannya hingga pada akhirnya ia mengatakan, "Saya sudah dibaptis, namun sekarang saya sudah ateis." Lagi-lagi saya masih tersenyum dan serius mendengar penuturannya, "Kenapa kamu tidak mencerca saya? Selama ini saya takut mengaku ateis pada mereka yang beragama, mereka mencerca saya. Ketika saya beragama, kaum ateis mencerca saya karena terlalu bodoh memercayai adanya Tuhan. Sementara kamu, tampak santai dan biasa-biasa saja dengan semua penuturan saya?" Ia tampak heran. Baginya e...