Anak Muda Jadi Sultan Dari Bisnis Online: Trend Sesaat atau Peluang Nyata?
Maraknya bisnis online di Indonesia merupakan wabah yang patut disyukuri oleh para
pelaku usaha karena bisnis ini merupakan peluang nyata yang baru di dunia usaha
saat ini. Melalui bisnis online yang
menawarkan begitu banyak kemudahan bagi calon produsen maupun konsumen baik
dalam memasarkan barang dan/atau membeli barang secara online. Selain kemudahan, bisnis online juga menawarkan keamanan dalam setiap transaksinya jika dilakukan dengan
cara yang tepat. Hal inilah yang membuat banyak pengusaha muda tertarik untuk
turut mewabah pada bisnis ini demi meraup kesuksesan di usia muda.
Tumbuh
di era digital yang terus berkembang saat ini, membuat
para generasi muda tidak hanya menjadi pengguna
teknologi, melainkan juga menjadi pembentuk lanskap digital. Mereka
tidak hanya bekerja
keras untuk meraih
tujuan, tetapi juga memanfaatkan
teknologi dan kreativitas untuk menciptakan usaha yang menguntungkan. Dengan
kreativitas, semangat inovasi,
dan akses yang mudah terhadap
teknologi, anak muda telah
membuktikan diri sebagai kekuatan pendorong perubahan yang signifikan di dunia
digital. Tak heran jika saat ini banyak pengusaha muda yang diberi julukan
“Sultan” karena keberhasilannya dalam meraup banyak keuntungan dari bisnis online yang dijalankan.
Menilik dari berbagai faktor, tampaknya online shop sebagai bisnis anak muda
memiliki potensi untuk
tren yang berkelanjutan. Pertama, anak muda cenderung memiliki pemahaman yang baik tentang
media sosial dan teknologi, yang merupakan kunci sukses
dalam menjalankan bisnis online. Mereka
mampu memanfaatkan platform-platform digital untuk memasarkan produk mereka
dengan efektif.
Pada saat yang sama, keberlangsungan
bisnis e-commerce, terutama milik
anak muda memerlukan perhatian khusus. Namun, untuk memastikan keberlanjutan
dan keberhasilan bisnis ini, kolaborasi antara
pemerintah, institusi terkait,
dan para pengusaha itu sendiri diperlukan untuk
menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan mereka.
Bisnis online memerlukan kreativitas yang tinggi jika ingin terus bertahan
dan berkembang. Kreativitas dapat
menghasilkan uang memalui ekonomi kreatif, yaitu konsep ekonomi yang
memanfaatkan kreativitas untuk menghasilkan produk dan jasa yang unik dan
bernilai tambah. Anak muda memiliki peluang dalam
menggunakan kreativitasnya untuk membuat
suatu kemajuan di sektor ekonomi
kreatif. Kreativitas juga dapat menjadi bekal untuk
meningkatkan kualitas hidup.
Seperti bisnis pada umumnya, diperlukan
proses belajar yang panjang. Tantangan yang datang mulai dari kegagalan dalam
penjualan, menghadapi persaingan yang ketat, hingga kesulitan dalam mengelola
waktu. Namun, anak muda yang sukses di dunia bisnis online
adalah mereka yang terus berinovasi, mau belajar dari kegagalan, dan berani
atau tidak takut untuk mencoba hal baru. Mereka mampu melihat banyak peluang
dari kesulitan dan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk menuju kesuksesan.
Terdapat beberapa keuntungan dari memulai
bisnis online bagi anak muda.
Pertama, hemat biaya. Bisnis online tidak
perlu menyewa tempat atau ruko, bisnis ini dapat dikontrol saat dalam
perjalanan maupun sedang berada di rumah, selain itu anak muda dapat melakukan
promosi gratis seperti menulis artikel mengenai produk, hingga memanfaatkan
iklan berbayar tanpa mencetak baliho, brosur atau iklan televisi yang
membutuhkan banyak biaya. Kedua, Memerlukan karyawan yang lebih sedikit. Anak
muda tidak perlu meluangkan banyak waktu dan biaya untuk merekrut karyawan,
anak muda dapat mempertimbangkan untuk merekrut beberapa karyawan untuk
mempermudah pekerjaan terutama
jika bisnis tersebut mulai berkembang dengan
sangat pesat. Ketiga, Menjangkau pasar yang lebih luas. Bisnis
online membuat siapa saja dapat
mengunjungi bisnis tersebut
melalui platform digital.
Tidak ada batasan
wilayah sehingga tidak hanya
orang dari wilayah Indonesia tetapi orang yang berasal dari luar negeri pun
dapat mengunjungi bisnis online tersebut.
Selain keuntungan, bisnis online memiliki beberapa risiko
kegagalan. Pertama, kurangnya pengetahuan tentang bisnis. Dengan kurang
mengetahui dasar pengetahuan bisnis atau bagaimana cara mengoperasikannya dapat
membuat bisnis tersebut gagal, walaupun telah mendapatkan keuntungan yang besar.
Kedua, tidak memiliki tujuan atau business
goal. Begitu banyak anak muda yang gagal dalam menjalankan bisnis online karena tidak memiliki tujuan
ataupun harapan dalam
berbisnis. Selain dari menghasilkan
uang yang merupakan business goal secara
umum, anak muda harus lebih spesifik mengenai
tujuan dan harapan
mereka, seperti menetapkan target dalam penjualan barang tertentu. Ketiga, tidak memiliki sosial media. Dengan
teknologi yang canggih, di dunia digital ini hampir
semua orang menggunakan sosial media dalam setiap kegiatan
mereka. Hal ini menjadi sebuah wadah untuk anak muda agar dapat
berinteraksi dengan pelanggan, untuk menarik pelanggan baru, atau untuk
mengiklankan bisnis tersebut. Keempat, dikutip oleh Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition
ShopeePay mengatakan bahwa, "Perubahan tren yang cepat harus
dimanfaatkan pelaku usaha agar dapat selalu memperbarui ide produk atau layanan yang ditawarkan sehingga
dapat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Sebab, tantangan terbesar
saat menjalankan bisnis itu adalah bagaimana agar bisnis yang telah
dikembangkan dapat terus bertahan sehingga tidak redup di tengah banyaknya tren
dan bisnis baru yang bermunculan". Tetapi, tergantung oleh minat seseorang
yang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Keinginan seseorang dapat
dipengaruhi oleh tren dan ketakutan ketinggalan tren yang menjadikan alasan
impulsif seorang konsumen untuk membeli produk dan konten yang sedang tren.
Meskipun memiliki potensi yang besar untuk meraih kesuksesan, menjadi "Sultan" dari bisnis online tidaklah mudah. Bisnis online adalah peluang besar bagi anak muda dan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Anak muda yang ingin menjalankan bisnis online harus siap menghadapi tantangan sehingga dibutuhkan kesiapan mental dan keterampilan untuk terus bertahan dan berkembang. Anak muda yang hanya mengikuti tren sesaat tanpa mengimbangi dengan pengetahuan dan kemampuan betinovasi maka dipastikan akan gagal, namun bagi anak muda yang bisa terus berinovasi dan menikuti perkembangan teknologi maka akan dipastikan sukses dan bisa meraup kesuksesan di era digital ini. Maka dari itu anak muda saat ini sudah seharusnya sadar akan pentingnya pembelajaran mengenai bisnis online, mengelola waktu dengan baik dan efektif. Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan yang lebih luas dalam melihat peluang nyata yang harus dijalani, dan menambah pemahaman bagi anak muda yang ingin menjalani bisnis online.
Pembimbing: Rolah Sri Rejeki Situmorang, M.Pd.
Kelompok 2
1. Christian Vanesh Widjaya (7)
2. Enny Vanesya (9)
3. Grace Margaret Wuisana (16)
Komentar
Posting Komentar