Sukses Tanpa Kuliah: Mungkinkah di Zaman Sekarang?
Pada zaman sekarang, banyak sekali
teman-teman kita yang mulai mengeluh mengenai hal kuliah, bahwa banyak dari
mereka yang merasa salah memilih jurusan sehingga mereka tidak mearasa semangat
dalam menjalani perkuliahan. Dilansir mahasiswa.ung.ac.id (2021), “Kuliah adalah
proses pembelajaran tingkat lanjut di bidang formal di mana didalam perkuliahan
terdapat pilihan jurusan. Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau
kuliah tentunya adalah idaman setiap orang.”
Seperti yang kita ketahui bahwa
kuliah merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan dan
pengalaman untuk mempersiapkan kuliah
dan memastikan bahwa kita ada pandangan masa depan. Jika kita kuliah, kita
dapat mendapatkan pekerjaan sesuai minat kita dan kita juga bisa mendapatkan
pengalaman pada saat perkuliahan agar pada saat bekerja di masa depan kita
dapat lalui tanpa tantangan yang cukup berat. Meskipun terdapat beberapa orang
sukses tanpa pendidikan, mereka harus melalui hal yang lebih berat dibandingkan
kita yang kuliah karena mereka masih kurang pasti apa yang mereka ingin
lakukan.
Sukses tanpa kuliah, apakah bisa di
zaman sekarang ini, orang-orang mendefinisikan sukses itu pastinya berbeda-
beda, bagi beberapa orang mungkin arti sukses itu merupakan memiliki banyak
uang, dapat membeli barang yang mereka ingin kan, atau pun arti sukses
menurut beberapa orang adalah dapat dihormati oleh orang-orang atau
mencapai karier yang diminati. Menurut kita mungkin seseorang bisa sukses tanpa
kuliah karena itu tergantung skill yang di miliki oleh setiap orang. Mungkinkah
kebanyakan orang berpikir bahwa dengan melanjutkan kuliah akan memakan banyak
biaya dan waktu yang dimiliki, dan pastinya mereka berpikiran bahwa jika kuliah
selama memakan waktu yang cukup lama sampai bertahun tahun, Seperti cerita yang pernah kita dengar ada
seorang yang berhasil sukses membangun tokoh bagunan dan sukses dalam berkarir padahal pendidikan SMA-nya tidak
lulus, maka dari itu kita dapat menyimpulkan bahwa sukses itu tidak harus
kuliah atau berpendidikan tinggi.
Berkarier tanpa kuliah juga pasti bisa karena seseorang dapat membuka
usaha atau bisnis sendiri asalkan mampu menekuni pekerjaan tesebut.
Juga seseorang bisa mendapatkan pekerjaan
tanpa harus kuliah, tapi pekerjaannya pastinya terbatas karena ilmu pengetahuan
yang dimiliki juga terbatas. Tetapi kita juga menyangkal bahwa seseorang tidak
bisa sukses tanpa kuliah, mengapa kita dapat beropini seperti itu, karena di
zaman sekarang ilmu pengetahuan dan teknologi sudah semakin canggih, dan untuk
mendapatkan pekerjaan yang layak, seseorang harus memiliki pengetahuan yang
lebih maju, contohnya di zaman sekarang pekerjaan kebanyakan menggunakan yang
namanya komputer untuk bekerja, jika seseorang tidak bisa menggunakan alat
tersebut maka dia akan sulit untuk bekerja karena tidak mengetahui cara
menggunakan alat tersebut. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa sukses tanpa
kuliah tidak dapat mendapatkan pekerjaan yang bagus.
Dilansir dari unika.ac.id (2022), “Meski
32% Orang Terkaya Dunia Tidak Lulus Kuliah, Wali Kota Hendi Tetap Minta
Mahasiswa Fokus Belajar. Dari 100 orang terkaya di dunia,
hanya 32% orang yang sukses tanpa lulus kuliah. Sedangkan sisanya, 68% adalah
orang yang memiliki background pendidikan,
dan sering tak diangkat jadi sebuah isu. Fakta itu disampaikan Wali Kota
Semarang Hendrar Prihadi dalam kegiatan pembekalan mahasiswa baru di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Soegijapranata Semarang,
Kamis 1 September 2022.”
Banyak orang bertanya bagaimana ya
membuat agar kuliah menjadi penuh arti dan tidak sia-sia? Terdapat beberapa hal
uang dapat di perhatikan sebelum memasuki kuliah. Pertama, tentu saja kita
harus punya tujuan dan impian karena itu merupakan hal yang sangat penting.
Apabila kita mempunyai tujuan dalam perkuliahan kita tentang bidang apa yang
ingin dicapaikan di masa depan. Tujuan itu menjadikan kita lebih baik dan
memiliki motivasi untuk tetap maju.
Kedua, pastikan memilih jurusan yang tepat
karena waktu kuliah sangatlah lama. Untuk apa kita kuliah lama-lama pada
jurusan yang kita tidak sukai dan minati, hal ini dapat menurunkan moral dan
motivasi kita untuk kuliah. Maka pada saat ingin kuliah pastikan untuk memilih
jurusan yang diminati agar bisa membuat perkuliahan terasa lebih senang.
Ketiga bahwa circle pertemanan kita selama
kuliah memiliki peran krusial dalam membentuk pola pikir, motivasi, dan peluang
di masa depan. Lingkungan pertemanan yang positif dan progresif dapat menjadi
sumber inspirasi, dukungan akademis, serta jaringan profesional. Sebaliknya,
teman-teman yang kurang memiliki visi atau terlalu sering mengeluh dapat
memengaruhi semangat belajar dan fokus kita. Oleh karena itu, pilihlah untuk
bergaul dengan orang-orang yang mendorongmu berkembang, berbagi wawasan, dan
membuka pintu kolaborasi. Jangan ragu untuk terlibat dalam organisasi kampus,
komunitas studi, atau kegiatan sosial ini adalah cara efektif untuk memperluas
jejaring dan menemukan mentor yang bisa membimbingmu meraih tujuan.
Kuliah bukan satu-satunya jalan
menuju kesuksesan, tetapi bisa tetap menjadi instrumen penting yang memberikan
fondasi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman untuk bersaing di era yang
semakin kompleks. Di sisi lain, kesuksesan tanpa gelar sarjana memang mungkin,
namun seringkali memerlukan usaha ekstra, ketekunan, serta kemampuan
beradaptasi dengan perubahan. Kunci utamanya terletak pada kesadaran diri:
apakah kita siap menjalani proses panjang dengan disiplin, baik di bangku
kuliah maupun di luar itu?
Apa pun pilihanmu, pastikan setiap
langkah diambil dengan perencanaan matang, pemahaman akan minat dan bakat,
serta dukungan dari lingkungan sekitar. Ingatlah bahwa kesuksesan adalah
perjalanan, bukan tujuan akhir. Dapat diraih melalui pendidikan formal,
pengalaman praktik, atau kombinasi keduanya yang terpenting adalah konsistensi
dan keberanian untuk terus belajar. Jadi, jadikan setiap proses, baik di dalam
maupun luar kampus, sebagai kesempatan untuk tumbuh dan memberi makna pada
hidupmu.
Daftar Pustaka
Hendrar Prihadi.. 5 September 2022. Meski 32% Orang Terkaya Dunia Tidak
Lulus Kuliah, Wali Kota Hendi Tetap Minta Mahasiswa Fokus Belajar https://www.unika.ac.id/news/media-massa/online/meski-32-orang-terkaya-dunia-tidak-lulus-kuliah-wali-kota-hendi-tetap-minta-mahasiswa-fokus-belajar/?__cf_chl_tk=iOGgtmIJ1yy3N_E67Uk4HjEK3QDlJi.lst8WYxa2KJU-1739151303-1.0.1.1-5rySpsL0fdOTR2OvVRsMIcfL.FQktIYK3Hwjv8FvWE8 (Diakses 10 Februari 2025)
Ninik Hardianti. 19 Oktober 2023. Kuliah Itu Tidak Penting https://kumparan.com/ninik-hardianti/kuliah-itu-tidak-penting-21Nu6qNw9qs/2 (Diakses 14 Februari 2025)
Redaksi. 12 Juli 2024. Jurusan Kuliah di Masa Depan: Bekali
Gen Z dengan Keterampilan yang Relevan https://news.bsi.ac.id/2024/07/12/jurusan-kuliah-di-masa-depan-bekali-gen-z-dengan-keterampilan-yang-relevan/ (Diakses
14 Februari 2025)
Sarmilah. 7 Agustus 2021. Pengertian dan
Tujuan Kuliah. https://mahasiswa.ung.ac.id/321421087/home/2021/8/7/pengertian-dan-tujuan-kuliah.html (Diakses 10 Februari 2025)
SEVIMA Fadhol . 7 September 2021. Apa Itu
Fakultas, Jurusan, dan Prodi, Calon Mahasiswa Wajib Tahu. https://sevima.com/apa-itu-fakultas-jurusan-dan-prodi/ (Diakses 10 Februari 2025)
Tim:
1. Dian Renalta (12)
2.
Rian Darmawan (26)
Komentar
Posting Komentar